Spalletti Masih Perlu Dua Pemain Lagi Untuk Inter Milan

Spalletti Masih Perlu Dua Pemain Lagi Untuk Inter MilanPelatih Inter Milan, Luciano Spalleti mengaku bahwa timnya saat ini masih memerlukan tambahan tua pemain baru lagi sebelum bisa dinyatakan sempurna.

Inter sendiri pada musim panas ini, bergerak cukup agresif di bidang bursa transfer pemain. Alhasil beberapa nama besar pemain sepakbola berhasil didtangkan Milan ke San Siro.
Sebut saja seperti bek asal Belanda, Stefan de Vrij dan bek asal Ghana, Kwadwo Asamoah. Keduanya berhasil di boyong dari Lazio dan Juventus dengan status bebas transfer atau gratis.
Berikutnya ada juga gelandang kelahiran Belgia yang memiliki keturunan Indonesia, Radja Nainggolan yang berhasil didatangkan dari AS Roma.

Tentu saja dengan beragam pemain baru yang berhasil mereka dapatkan, Inter kemungkinan akan tampil di musim baru dengan kekuatan yang lebih tinggi.
Akan tetapi sang pelatih, Spalletti mengatakan bahwa transfer Nerrazzuri masih belum selesai.
Dirinya mengatakan masih memerlukan dua pemain hebat lainnya. Akan tetapi dirinya mengaku bahwa mendatangkan dua pemain baru bukan perkara yang gampang.
“Akan ada bala bantuan, tetapi akan ada kesulitan dan hal yang harus diselesakan,” ucap Spalleti kepada SportMediaset yang dilansir dari Football Italia.
“Dengan pasukan penuh perasaan dibelakang kami, penting bagi kami untuk menghasilkan musim yang baik, dan untuk melakukannya membutuhkan beberapa karakteristik, sejumlah pemain yang tepat untuk mencakup semua kompetisi”, lanjutnya
“Kita semua tau bahwa terdapat beberapa hal yang kurang, tetapi tidak memberi saya keuntungan. Ini untuk 40.000 (fans) yang selalu berada disana.”

Di sisi lain, terdapat kabar bahwa Spalleti saat ini masih mencari satu pemain yang akan diletakkan di bek kanan. Ditambah lagi dirinya dikatakan juga memerlukan seorang gelandang.
Dan karena kabar tersebut, terdapat suatu gossip bahwa saat ini pelatih plontos itu sudah tertarik dengan bek Atletico Madrid, Sime Vrasljko. Soal gelandang, kabarnya Arturo Vidal, gelandang Bayern Munchen sudah masuk kedalam radar Spalletti.
Beberapa saat yang lalu, Spalletti juga sempat memberikan pujian kepada kedua pemain tersebut.

Kabarnya pemain di sektor bek kanan yang diminati oleh pelatih plontos itu adalah bek Atletico Madrid Sime Vrsaljok. Sementara gelandang yang disebutnya adalah Arturo Vidal, yang sekarang main di Bayern Munchen. Spalletti pun sebelumnya sudah melepas pujian pada dua pemain tersebut.

“Seiring waktu berjalan, kami merasa situasi mulai berubah semakin baik. Kami terpikat dengan Vrsaljko, dia pemain yang bisa memainkan lebih dari satu posisi dan itu penting saat kami harus bermain tiga kali seminggu,” puji Spalletti.
Hanya saja untuk Spalletti tidak begitu mengenal siapa itu Vidal . Meskipun begitu Spalletti mengatakan bahwa klubnya harus mendapatkan berbagai pemain yang dapat diletakkan di lebih dari satu posisi.
Selain mampu ditempatkan di beragam posisi Spalletti juga akan menerima beberapa pemain lain yang memiliki komitmen dalam sepakbola.

Son Heung-Min Meminta Maaf Kepada Fans Tottenham Hotspur

Son Heung-Min Meminta Maaf Kepada Fans Tottenham HotspurPemain penyerang bagian sayap Tottenham Hotspur, Son Heung-Min telah mengucapkan permohonan maaf kepada fans Spurs karena dirinya tidak dapat ikut membela timnya di minggu pertama Premier League nanti. Heung-Min akan pergi ke Indonesia untuk membela timnas Korea Selatan di Asian Games 2018.

Seperti yang kita ketahui, Son pada tahun ikut dimasukkan kedalam daftar pasukan timnas Korea Selatan di Asian Games 2018. Tentunya sudah jelas, dengan kekuatannya yang sudah bermain di kancah International bahkan Piala Dunia 2018, tidak mungkin dirinya tidak diikut sertakan di timnas Korea Selatan.
Kemudian juga, pihak Korea Selatan membuat perjanjian kepada Heung-Min. Perjanjiannya ini jika Heung-Min nantinya mampu membawa timnas Korea Selatan menang, maka setelah pulang ke negaranya Heung-Min akan mendapatkan keringanan dari wajib militer selama dua tahun.

Walaupun bukan kemauannya, Son sendiri merasa tidak enak dengan supporter Tottenham. Dirinya sudah menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada pendukung, walaupun dirinya yakin Tottenham akan mampu menemukan penggantinya.
“Saya pastinya harus mengucapkan permohonan maaf,” Ucap Son Heung-Min yang dikutip dari Goal International.
“Saya akan meninggalkan tim untuk beberapa lama, jadi saya ingin mengatakan maaf kepada para manajer dan rekan setim saya.”, lanjutnya
“Saya yakin rekan setim saya akan mampu mengisi kekosongan tim, tetapi saya masih merasa bersalah karena harus meninggalkan tim selama musim berlangsung.”

Heung-Min kemudian melanjutkan permohonan maafnya dengan mengatakan bahwa dirinya berjanji akan meningkatkan kemampuannya supaya mampu menyesuaikan diri dengan tempo permainan Tottenham ketika sudah kembali.
“Jadi sudah jelas bagi saya untuk mempersiapkan diri demi membela tim (Tottenham) sesaat setelah saya kembali.” Tandas dia.
Heung-Min juga berterima kasih kepada Tottenham atas kesempatan pertama yang diterimanya untuk bermain di Premier League. Dirinya juga mengucapkan terima kasih karena telah memberikan kehidupan yang baik sehingga Heung-Min mau memperpanjang kontrak hingga 2023.
“Saya benar-benar berterima kasih kepada klub. Tottenham merupakan klub yang sudah memberikan saya kesempatan untuk bergabung pertama kalinya di Premier League.”
“Saya berterima kasih kepada mereka karena telah menciptakan suasana yang hebat untuk saya. Mereka memberikan saya tawaran yang baik, jadi saya dapat menambah kontrak saya.”
“Klub (Tottenham) menyatakan bahwa mereka benar-benar menghormati saya, sehingga saya dapat menandatangi kontrak perpanjangan tanpa perlu berpikir panjang.”

Di sisi lain, Tottenham dinilai tidak akan begitu terpengaruh dengan kepergian sementara Heung-Min. Jika menerka pikiran Mauricio Pochettino, maka kemungkinan dirinya akan menggantikan posisi Heung-Min dengan pemain seperti Lucas Moura atau Erik Lamela.

Ronaldo Sudah Berlatih Pertama Kalinya Bersama Juventus

Ronaldo Sudah Berlatih Pertama Kalinya Bersama JuventusSetelah menjalani tes medis dan ikut serta acara seremoni peresmian dirinya di Tim, Cristiano Ronaldo akhrinya akan mengikuti sesi pelatihan pertamanya bersama dengan Juventus. Pemain 33 tahun tersebut sudah menjalani sesi pelatihan pertamanya pada hari senin 30 Juli 2018 kemarin yang bertempat di Vinovo.

Ronaldo sendiri tiba di Turin pada hari Minggu 29 Juli 2018 setelah menjalani masa liburan tambahan setelah membela negaranya di Piala Dunia 2018. Ronaldo mulai dari sekarang dan seterusnya akan tinggal di Turin sesudah menandatangin kontrak bersama Juventus pada 10 Juli 2018 yang lalu.
Kapten timnas Portugal tersebut dibeli Juve dari Real Madrid dengan harga 100 juta Euro. Dan dalam kontraknya, Ronaldo akan bermain bersama Juve sampai empat musim kedepan. Ditambah lagi, sang mega bintang akan di gaji 30 juta Euro pertahun.
Kemudian beberapa hari yang lalu, Ronaldo sudah diperkenalkan Juve sebagai pemain baru mereka. Nantinya Ronaldo akan mengenakan nomor punggung yang sudah identik dengannya yaitu 7. Yang mana pada musim lalu, nomor tersebut dikenakan oleh Juan Cuadrado.

Juventus sendiri saat ini sedang menjalani tur pramusim di Amerika Serikat. Akan tetapi ada beberapa pemain penting yang tidak ikut pergi karena masih menjalani masa liburan setelah bermain di Piala Dunia 2018, termasuk Ronaldo.
Dan kemarin Ronaldo beserta kawan-kawan yang tidak ikut pergi ke Amerika Serikat akan menjalani pelatihan di markas latihan Juve.

Pemain-pemain seperti Rodrigo Bentancur, Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, Juan Cuadrado dan Douglas Costa akan menemani Ronaldo pada sesi latihan. Pemain-pemain Juve yang ikut membela timnas Prancis dan Kroasia terlihat tidak ikut dalam sesi latihan tersebut.
Ronaldo sendiri datang sendirian dan tidak bareng bersama pemainnya. Dirinya datang dengan mengendarai mobil pribadinya, dan tampak mengenakan kacamata hitam ketika keluar dari mobilnya.

Di sisi lain, Juventus sudah memberikan kabar bahwa Ronaldo tidak akan ikut pada laga uji coba ICC 2018 di Amerika Serikat. Ronaldo sendiri kemungkinan akan menjalani laga uji coba melawan tim muda yang diadakan secara tertutup setelah tim utama Juve pulang dari Amerika.
Maka laga pertama Ronaldo kemungkinan akan terjadi pada minggu pertama Serie A musim 2018-2019, itupun juga tergantung apakah Ronaldo sudah bugar dan siap menghadapi laga tersebut.1

Petr Cech Memperingatkan Leno Soal Kesulitan Premier League

Petr Cech Memperingatkan Leno Soal Kesulitan Premier LeagueKiper senior Arsenal, Petr Cech sepertinya tidak begitu takut dengan hadirnya Bernd Leno sebagai pesang barunya dalam memperebutkan posisi kiper utama Arsenal. Cech yakin Leno akan memerlukan waktu yang lumayan lama agar dapat beradaptasi dengan Premier League.

Sebelumnya Leno diboyong dari Bayer Leverkusen dengan harga yang dikabarkan sekitar 19.2 juta Pounds. Pada musim lalu Leno memang tampil hebat di Bundesliga, tetapi sampai saat ini masih belum ada kepastian bahwa dirinya akan ditempatkan sebagai kiper utama Arsenal.
Mengingat Leno akan bersaing melawan Cech, seorang kiper senior yang sudah mengatungi segudang pengalaman di Premier League. Chech sebelumnya juga pernah membantu Chelsea sebagai kiper di tiga musim terakhirnya bersama The Blues.

Menurut Cech, akan ada banyak hal baru yang nantinya di hadapi oleh kiper baru tersebut di Premier League. Dirinya juga yakin bahwa Leno akan memerlukan waktu adaptasi yang cukup lama dalam menghadapi susahnya sepak bola Inggris
“Terdapat banyak hal yang seorang kiper belum pernah alami di liga lain ketika masuk ke Premier League.” Ucap Cech yang dikutip dari FourFourTwo.
“Tentu saja akan ada tuntutan kemampuan fisik dan cara pertandingan yang dimainkan di Premier League. Kiper disini tidak terlalu dilindungi seperti di Eropa ataupun liga lain.” Lanjutnya.
“Jadi saya pikir hal tersebut merupakan hal yang perlu kamu cari cara untuk menghadapinya dan tentu saja semakin cepat melakukannya, semakin baik untuk kamu.”

Walaupun diberikan komentar yang seperti itu oleh Cech, Leno mengaku bahwa dirinya sebenarnya kagum dengan sosok Cech baik dalam kepribadian ataupun perjalanan karir.
Leno yang pernah bertanding melawan Cech di Liga Champions 2011, yakin bekerja bersama sosok yang sudah pernah menjuarai Premier League 4 kali akan membuatnya beradaptasi dengan baik di Arsenal.
“Saya akan belajar banyak dengan bekerja bersamanya tiap hari.” Ucap Leno pada laporan yang sama.
“Dia memiliki pengalaman yang besar dan telah memainkan banyak pertandingan. Saya juga memiliki banyak pengalaman, tetapi dia punya lebih banyak, jadi saya bisa belajar darinya.” lanjutnya
“Dia adalah kiper yang saya kagumi ketika saya masih tumbuh. Saya dapat mengingat pertandingan pertama saya di Liga Champions, ketika berumur 19 menghadpi Petr.”
“Setelah permainan, dia mengatakan saya telah bermain dengan baik. Itu adalah 7 tahun yang lalu dan sekarang kita bersama-sama di Arsenal, ini gila.”

Permohonan Maaf Ezra Walian Kepada Indonesia

Permohonan Maaf Ezra Walian Kepada IndonesiaPemain garis depan timnas Indonesia U-23 yang akan bermain di Asian Games 2018 sudah dapat dipastikan berkurang jumlahnya. Hal ini dikarenakan, nama pemain penyerang Ezra Walian tidak akan mampu diikut sertakan timnas Indonesia U-23 dalam daftar 20 pemain Indonesia.

Ezra sendiri sebenarnya sudah ikut serta dalam rencana strategi pelatih Luis Milla. Akan tetapi pemain berusia 20 tahun tersebut tidak mendapatkan restu dari klub barunya, RKC Waalwijk. Hal ini dikarenakan, RKC akan segera mengadakan laga perdana di Eerste Divisie melawan Telstar pada tanggal 17 Agustus 2018.
Di sisi lain, Erza juga sudah meminta izin kepada pihak RKC supaya mengijinkannya agar ikut Indonesia di Asian Games 2018. Akan tetapi RKC bersi keras menginginkan Erza agar tetapi ikut dengan tim supaya mampu menyesuaikan diri dengan baik selama pramusim. Ditambah lagi RKC juga sudah memberikan jaminan pemain inti kepada Ezra.
Ezra pun mengaku sedih karena dirinya tidak akan ikut membela timnas Indonesia U-23. Akan tetapi dirinya berjanji sebelum kembali ke Indonesia dirinya akan berlatih sekeras mungkin supaya mampu membela timnas Indonesia di kesempatan lain.
Berikut adalah pernyataan lengkap dari Ezra Walian.
Maaf Indonesia.

Musim lalu merupakan masa-masa sulit bagi saya. Setelah bermain reguler di paruh musim pertama, saya kesulitan mendapat menit bermain pada paruh musim kedua.

Musim ini, harapan baru datang bersama pelatih baru di Almere City. Namun setelah menjalani tiga pekan pra-musim, pelatih memberi tahu saya bahwa untuk pekan-pekan awal saya tidak akan menjadi starter.

Saat ini saya masih berusia 20 tahun. Pada fase ini, saya ingin terus mengembangkan diri dengan bermain secara reguler.

Dua pekan lalu, pihak klub pun menawarkan untuk meminjamkan saya ke RKC Waalwijk, klub yang juga berasal dari Jupiler League tapi punya sejarah panjang di dunia sepak bola. Pelatih kepala mereka, sangat menginginkan saya untuk bergabung. Kesempatan yang mungkin tidak akan datang dua kali dimana mereka memberikan garansi bermain sebagai starter. Tentu, seperti pemain lainnya saya harus membuktikan diri saya.

Dalam proses negosiasi, saya sempat meminta izin kepada RKC untuk bermain di Asian Games 2018. Bagi saya membela Timnas Indonesia merupakan suatu kebanggaan yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

Namun RKC enggan melepas saya ke Asian Games. Salah satu alasannya adalah proses adaptasi. Saya bisa memahami maksud RKC. Saya sudah ketinggalan banyak masa pra-musim bersama mereka. Mereka ingin mengandalkan saya sejak awal musim yang akan dimulai pada tanggal 17 Agustus. Agar saya bisa cepat beradaptasi, pelatih ingin saya langsung mengikuti sesi latihan. Momen ketika Anda membaca tulisan ini saya sudah menjalani sesi latihan perdana saya di RKC.

Tentu awalnya saya sempat ngotot untuk bermain di Asian Games 2018. Bermain untuk Indonesia di depan puluhan ribu penonton merupakan mimpi saya sejak kecil.

Saya sangat meminta maaf Indonesia, saya sangat sedih. Namun masa depan saya masih panjang dan saya berjanji akan terus menempa diri hingga nantinya bisa terus membela Indonesia hingga 10 atau bahkan 15 tahun ke depan.

Untuk pelatih Luis Milla terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Rekan-rekan Garuda Muda semangat untuk menciptakan sejarah bagi Indonesia dimana saya yakin kalian akan mampu lolos hingga semifinal. Saya memang tidak bisa bermain di Asian Games, tapi saya akan menjadi suporter Nomor 1 untuk Timnas Indonesia di Asian Games 2018.

Garuda selalu berada di hati saya. Garuda di dadaku, Hidup Indonesia!

Kisah Sedih dan Bahagia Yerry Mina di Barcelona

Kisah Sedih dan Bahagia Yerry Mina di BarcelonaSosok Yerry Mina tidak begitu tampak di wajah klub Barcelona. Setelah dirinya didatangkan dari Palmeiras pada bulan Januari kemarin, bek asal Kolombia ini sulit bersaing dengan rekan setimnya untuk bermain di tim utama. Sehingga nama Mina jarang berada dilapangan.

Pada musim yang lalu, mimpi buruk Mina di Barcelona akhirnya muncul. Dari seluruh kompetisi yang diikuti Barca, Mina hanya pernah tampil tujuh kali. Ditambah lagi dirinya hanya pernah bermain lima kali di La Liga.
Nama Mina pun sempat pundar, akan tetapi semuanya berubah setelah permainannya di Piala Dunia 2018. Ketika di Russia, Mina membela timnas negaranya yaitu Kolombia. Dan permainannya yang ditampilkannya cukup gemilang. Selain mampu menjadi benteng pertahanan yang tokoh, dirinya juga kerap memberikan bantuan dalam urusan membuat gol.

Mina sendiri pun mengungkapkan perasaan yang dirinya rasakan ketika pertama kali masuk ke Barca. Kala itu Mina sempat menantang kekuatan dengan Messi atau Suarez. Pemain belakang tersebut menantang mereka dalam adu tendangan bebas. Akan tetapi dirinya selalu kalah melawan mereka.
“Ketika saya pertama kali bergabung dengan klub, saya mulai pertaruhan dengan Lionel Messi dan Luis Suarez demi menciptakan suasana yang baik,” Ucap Mina di Bocas Magazine.
“Hal tersebut demi melihat siapa yang bisa menciptakan tendangan bebas terbaik di sesi latihan tetapi saya tiap harinya selalu kehilangan 50 Euro.”
“dan saya merasa, ‘Apa, saya membayar orang-orang ini berbelanja!’ saya hanya bisa tertawa tetapi nyatanya para monster itu dapat meletakkan bola dimanapun yang mereka mau, mereka adalah pemain hebat sekaligus juga pesulap.”

Walaupun kesusahan, ternyata para pemain-pemain senior Barcelona sering memberikan Mina bantuan. Dirinya sering didukung orang-orang seperti Philippe Coutinho dan Paulino. Kedua pemain tersebut juga yakin, masa kejayaan Mina akan segera tiba.
“Saya berpikir banyak hal, banyak hal yang buruk. Saya pikir saya sudah tamat.” Ucap Mina.
“Saya merasa sangat buruk dan Coutinho dan Paulinho mencoba mendukung saya selalu dan mengatakan kepada saya bahwa semuanya akan baik-baik saja.”
“Bagi saya, saya mengerti ada pemain spektakular (di posisinya) tetapi saya hanya ingin beberapa menit untuk membuat orang terkesan dan itu tidak pernah terjadi.”

Lebih lanjut lagi, Mina mengatakan kepercayaan dirinya semakin menurun karena jarang bermain. Hal tersebut juga berpengaruh pada dirinya waktu sesi latihan. Karena tidak percaya diri Mina jadi sering melakukan kesalahan.
“Beberapa menit yang saya dapatkan, semuanya sangat buruk. Saat itu saya merasa seperti semuanya sudah salah dan akan runtuh.”
“Saya merasa seperti tidak dapat melakukan apapun yang benar, seperti melakukan operan pada masa latihan.”

Giovane Elber Yakin Timnas Brasil Memiliki Masa Depan Yang Cerah

Giovane Elber Yakin Timnas Brasil Memiliki Masa Depan Yang CerahPada Piala Dunia 2018, Brasil kali ini gagal memenuhi ekspektasi para penggemarnya karena gagal di babak perempat final. Walaupun begitu, mantan pemain Selecao, Giovane Elber yakin bahwa negaranya masih memiliki masa depan yang cerah.

Walaupun gagal, akan tetapi timnas Brasil sebelumnya sempat membuat harapan para supporternya meroket. Mengingat salah satu bintang Selecao, Neymar sempat mengalami cedera dan diragukan akan tampil di Russia tetapi dirinya dapat sembuh tepat waktu.
Akan tetapi harapan mereka hanya sebatas sebuah harapan. Pasukan yang kala itu di asuh oleh Tite hanya mampu bertaha hingga babak perempat final. Kisah timnas Brasil di Piala Dunia 2018 selesai setelah timnas Belgia mengalahkan mereka dengan skor 1-2.

Dan setelah kegagal tersebut, banyak pihak-pihak yang meyakini bahwa Tite akan dicabut dari posisinya sebagai pelatih oleh federasi sepakbola Brasil (CBF). Tetapi malah sebaliknya, pelatih berumur 57 tahun tersebut jadi diperpanjang kontraknya hingga empat tahun kedepan.
Elber sendiri menyambut baik keputusan federasi sepakbola Brasil tersebut. Dirinya optimis bahwa sang legenda akan menjamin masa depan yang indah untuk timnas Brasil.
“Sangat baik, sangat baik.” Ucap Elber ketika ditanya pendapatnya tentang perpanjangan kontrak tersebut.
“CBF melakukan hal yang baik dengan memberikannya kesempatan untuk bertahan lebih lama.” Lanjutnya.
“Karena di Brasil, di sepakbola, orang-orang ingin hasil yang sangat cepat, dan bukan seperti itu caranya. Ketika anda melihat tim-tim top lainnya, pememang (Piala Dunia) yang lalu seperti Prancis, Jerman, sang manajer sudah ikut tiga atau Piala Dunia bersama tim. Ada prosesnya.”

Menurut pendapatnya, seorang pelatih membutuhkan waktu yang lama supaya tim dan dirinya bisa saling mengerti satu sama lain. Dan ini lah proses yang dimaksud oleh Elber.
“Mereka bekerja dan mendapatkan waktu lebih banyak bersama pemain, mereka tau apa yang bisa diraih dari setiap pemain dan saya pikir CBF telah melakukan hal baik dengan menjaga Tite karena Brasil sekarang sudah memiliki sebuah tim. Bukan hanya Neymar.” tandasnya
“Bahkan di Piala Dunia ini, kami melihat Coutinho dapat melebihi Neymar. Anda harus memiliki sebuah tim dan bukan hanya seorang pemain.”

Sebelumnya, Elber juga sempat mengkritik aksi Neymar yang sering bertindak berlebihan ketika dilanggar pemain lawan. Dirinya berpikir hal tersebut tidak akan baik bagi bintang PSG tersebut.
“Jika anda mau menjadi salah satu dari tiga pemain terbaik di dunia, anda harus melihat siapa yang terbaik saat ini. Cristiano. Messi. Cristiano dan Messi tidak melakukan hal seperti ini. Mereka bermain sepakbola. Dan Neymar mengetahui bagaimana bermain sepakbola!.” Tandasnya.
“Ada saat pada pertandingan dimana dia mampu menggerakan bola dengan cepat, tetapi ketika dia menjaga bola dan dilanggar dari belakang dan jatuh dengan sendirinya dan disinilah semua masalah dimulai.”
“Hal ini tidak baik untuknya.”

Gareth Bale Akan Dijadikan Lopetegui Sebagai Jagoan Baru Real Madrid

Gareth Bale Akan Dijadikan Lopetegui Sebagai Jagoan Baru Real MadridSetelah ditinggalkan Cristiano Ronaldo, pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui yakin kekuatan Gareth Bale akan mampu menggantikan kekuatan Ronaldo sebagai daya serang Madrid yang baru. Dirinya juga menambahkan walaupun tidak adanya sang mega bintang, Madrid tidak akan kesulitan.

Pada musim panas ini, Madrid bisa dikatakan akan menghadapi awal baru. Pertama-tama mereka ditinggalkan Zenedine Zidane yang sukses memberikan Madrid beragam gelar. Berikutnya mereka ditinggalkan Cristiano Ronaldo yang mana kita tau merupakan pemain terbaik Madrid selama sembilan tahun ini.
Julen Lopetegui pun ditunjuk sebagai pengganti Zidane. Dan menghadapi situasi ini, Lopetegui perlu berpikir kritis dan mampu beradaptasi dengan Madrid secepat mungkin sekaligus mencari pengganti Ronaldo.
Akan tetapi, mantan pelatih timnas Spanyol ini masih belum melakukan tindakan yang berarti pada bursa transfer.

Walaupun kehilangan mesin gol yang mampu menjanjikan lebih dari 40 gol per-musi, Lopetegui malah senang dan merasa dirinya tertantang. Semangatnya untuk membangut tim terbaik tanpa adanya Ronaldo jadi bangkit dengan cepat.
“Ketika saya masuk (Madrid), Cristiano masih dipegang Real Madrid tetapi segera sesudahnya dirinya langsung mengungkapkan perasaanya untuk keluar.” Ucap Lopetegui yang dilansir dari FourFourTwo.
“Sebagai pelatih, merupakan tantangan yang menarik untuk membuat tim kompetitif tanpa adanya Cristiano.” Lanjutnya

Lopetegui melanjutkan kata-katanya dengan mengatakan bahwa Gareth Bale akan mampu menutupi segala kekurangan yang dihasilkan karena kepergian Ronaldo. Dirinya yakin seluruh pihak Madrid akan membantu Bale menemukan kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi bintang utama berikutnya di tubuh Real Madrid.
“Saya mengakui kehebatan salah satu pemain terpenting dalam sejarah Real Madrid, klub sendiri menghargai warisannya dengan memfasilitasi kepergiannya.”
“Kami yakin bahwa Bale akan menjalani tahun yang hebat dan kami memiliki banyak ekspektasi tentang dirinya. Kami akan bekerja sama untuk membuat dirinya menjelma menjadi bentuk yang paling sempurna”

Walaupun demikian, terdapat beragam kabar yang menghubungkan Madrid dengan beberapa nama pemain hebat lainnya. Sebut saja seperti Eden Hazard, Neymar dan Kylian Mbappe. Ketiga pemain tersebut dianggap paling berpotensi.

Sebagai penutup pada laporan tersebut, wartawan sempat menanyakan Lopetegui tentang pendapatnya soal pertandingan International Champions Cup melawan Manchester United di Hard Rock Stadium.
“Kami sangat senang dengan pasukan yang kami miliki dan yakin bahwa kami akan berjuang demi seluruh tujuan kami, dan tidak mungkin sebaliknya.”
“Kami ingin menjadi tim yang hebat di lapangan. Jika pemain tidak datang atau pergi, maka saya akan menjadi pelatih yang bahagia. Kami tidak akan bicara soal hipotesisi. Dengan pasukan yang kami miliki, kami akan mampu menghadapi tuntutan Real Madrid.”

Ancelotti Akan Menjadikan Marek Hamsik Sebagai Regista

Ancelotti Akan Menjadikan Marek Hamsik Sebagai RegistaCarlo Ancelotti mulai sedikit-demi sedikit membangun pasukan impiannya di Napoli setelah ditunjuk sebagai pelatih baru mereka pada musim panas ini. Salah satu hal baru yang diterapkannya adalah memberi kapten Napoli, Marek Hamsik sebuah peran yang baru yaitu regista.
Gelandang yang sudah berusia 31 tahun tersebut biasanya dimainkan pada posisi sentral. Akan tetapi Ancelotti nantinya akan meletakkan Hamsik sedikit kearah belakang menjadi posisi deep-lying playmaker atau juga disebut Regista.
Regista merupakan pemain yang dikenal dengan tujuan, teknik dan operannya. Posisi regista sendiri biasa berada di depan garis pertahanan. Dengan begitu regista nantinya dapat memanfaatkan ruang dan waktu untuk mengatur tempo dan membangun bentuk penyerangan yang akan digunakan timnya.
Ancelotti menilai bahwa Hamsik sebenarnya memiliki hal yang dibutuhkan supaya dirinya dapat dimainkan dalam posisi seperti itu. Pelatih tersebut juga sudah mencobanya pada masa pramusim ini.

Hasim sendiri merupakan pemain yang multi kemampuan. Dirinya mampu dimainkan pada posisi yang berbeda-beda. Hal ini menandakan bahwa Hamsik juga mampu beradaptasi pada lingkungan baru dengan mudah.
Hamsik memiliki hal-hal yang dibutuhkan untuk menjadi Regista. Hal tersebut memudahkan rencana Ancelotti.
“Hamsik telah beradptasi menjadi pemain regista jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan.” Ucap Marten Petras agen Marek Hamsik yang dilansir dari Calciomercato.
“Marek adalah pemain top dan pemain seperti dirinya bisa langsung beradaptasi.”
“Ancelotti sudah melihat banyak sosok pesepakbola yang kuat dalam karirnya sebagai pelatih dan jika dia memiliki ide untuk memainkan Hamsik sebagai regista, maka ada alasan yang baik dibaliknya.”

Posisi regista ini dulunya pernah identik dengan salah satu eks-pesepakbola Italia, yaitu Andrea Pirlo. Dirinya pernah bermain bersama Brescia, Inter Milan, AC Milan hingga Juventus. Dan selama karirnya Pirlo sangat pandai menjalankan posisi tersebut.
Bahkan posisi regista sempat dikenal sebagai ‘posisi Pirlo’.

Pada saat Pirlo bergabung di Milan (2001-2011), terutama ketika masa-masa Ancelotti (2001-2009), dirinya berhasil menjelma menjadi pemain kelas dunia. Ancelotti disebut-sebut merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam perkembangan Pirlo dengan menempatkannya di depan garis pertahanan sebagai seorang regista.
“Dia (Ancelotti) telah meningkatkan karir Pirlo berkat perubahan posisi yang ditetapkannya dan sekarang hal yang sama bisa terjadi (untuk Hamsik). Saya yakin dengan posisinya yang baru, Marek akan baik-baik saja, dia memiliki semua karakteristik”
“Hamsik telah menemukan kembali antusiasme-nya, perlu diucapkan bahwa dirinya sempat kehilangan hal tersebut beberapa bulan yang lalu.”

Alen Halilović Senang Dengan AC Milan

Alen Halilović Senang Dengan AC MilanGelandang kelaihran Kroasia, Alen Halilovic mengaku dirinya senang bergabung dengan AC Milan dan dilatih oleh Gennaro Gattuso.

Halilovic sendiri sebenarnya merupakan pemain baru di Milan. Dirinya didatangkan dari Hambur dengan status bebas transfer atau gratis.
Dirinya pun langsung diikut sertakan dalam pasukan Milan yang pergi ke Amerika Serikat untuk menjalani tur pramusim. Akan tetapi hingga saat ini Halilovic belum pernah turun main kelapangan.
Nama Halilovic ikut dalam daftar pasukan yang bertanding melawan Manchester United belum lama ini. Tetapi Gattuso belum pernah menunjuk pemain tersebut untuk turun kelapangan.

Untuk pasukan Milan sendiri, mereka sangat berjuang selama bermain di Amerika. Mengingat Gattuso bukanlah tipe pelatih yang suka kompromi. Walaupun demikian Halilovic nyatanya tidak begitu masalah dengan hal tersebut. Malah dirinya merasa sangat senang.
“Saya sangat senang berada di sini di Amerika. Kami bekerja sangat keras, walaupun kondisi sedang sangat panas.” ucap pemain 22 tahun tersebut lewat video yang dikirimnya di akun twitter resmi AC Milan.
“Gattuso juga senang, dia mendukung dan bekerja bersama kami, selalu memberikan segalanya dan melindungi kami. Saya sangat senang bisa dilatih oleh Gattuso.” Lanjutnya.
“Kompetisi adalah hal yang paling penting bagi kami. Kami masih memiliki waktu untuk memastikan bahwa kami sudah se-siap mungkin.”

Sehabis ini, Milan akan bermain lagi di laga international Champions Cup. Salah satu tim Preamier League, Tottehanm Hotspur akan menjadi lawan Milan.
Dan kabarnya Halilovic kemungkinan akan turun bertanding pada laga ini. Dirinya pun mengaku senang karena akhirnya memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.
“Tur AS? Stadium yang ada di Minnesota ini merupakan stadium terbaik yang pernah saya lihat. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan untuk bermain melawan Tottenham.”

Kemudian pada video tersebut, Halilovic juga sempat ditanya wartawan soal adaptasinya di Milan. Halilovic mengaku dirinya sering diberikan bantuan dari rekan barunya. Dirinya juga akan mulai belajar Italia setelah pulang dari AS.
“Bagaimana hubungan saya dengan rekan setim saya? Mereka memberikan saya bantuan besar dan saya akan mulai belajar bahasa Italia setelah kami pulang.”
“Penting bagi setiap pemain untuk mengerti apa yang pelatih dan rekam setimnya ucapkan. Kami memiliki tiga pertandingan besar di Amerika ini dan kami sedang bersiap untuk menghadapi mereka dengan jalan yang sebaik mungkin.”
Sebagai informasi, AC Milan akan menghadapi Tottenham Hotspur pada besok Rabu 01 Agustus 2018 pada jam 07.35 WIB di U.S Bank Stadium.