Ancelotti Akan Menjadikan Marek Hamsik Sebagai Regista

Ancelotti Akan Menjadikan Marek Hamsik Sebagai RegistaCarlo Ancelotti mulai sedikit-demi sedikit membangun pasukan impiannya di Napoli setelah ditunjuk sebagai pelatih baru mereka pada musim panas ini. Salah satu hal baru yang diterapkannya adalah memberi kapten Napoli, Marek Hamsik sebuah peran yang baru yaitu regista.
Gelandang yang sudah berusia 31 tahun tersebut biasanya dimainkan pada posisi sentral. Akan tetapi Ancelotti nantinya akan meletakkan Hamsik sedikit kearah belakang menjadi posisi deep-lying playmaker atau juga disebut Regista.
Regista merupakan pemain yang dikenal dengan tujuan, teknik dan operannya. Posisi regista sendiri biasa berada di depan garis pertahanan. Dengan begitu regista nantinya dapat memanfaatkan ruang dan waktu untuk mengatur tempo dan membangun bentuk penyerangan yang akan digunakan timnya.
Ancelotti menilai bahwa Hamsik sebenarnya memiliki hal yang dibutuhkan supaya dirinya dapat dimainkan dalam posisi seperti itu. Pelatih tersebut juga sudah mencobanya pada masa pramusim ini.

Hasim sendiri merupakan pemain yang multi kemampuan. Dirinya mampu dimainkan pada posisi yang berbeda-beda. Hal ini menandakan bahwa Hamsik juga mampu beradaptasi pada lingkungan baru dengan mudah.
Hamsik memiliki hal-hal yang dibutuhkan untuk menjadi Regista. Hal tersebut memudahkan rencana Ancelotti.
“Hamsik telah beradptasi menjadi pemain regista jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan.” Ucap Marten Petras agen Marek Hamsik yang dilansir dari Calciomercato.
“Marek adalah pemain top dan pemain seperti dirinya bisa langsung beradaptasi.”
“Ancelotti sudah melihat banyak sosok pesepakbola yang kuat dalam karirnya sebagai pelatih dan jika dia memiliki ide untuk memainkan Hamsik sebagai regista, maka ada alasan yang baik dibaliknya.”

Posisi regista ini dulunya pernah identik dengan salah satu eks-pesepakbola Italia, yaitu Andrea Pirlo. Dirinya pernah bermain bersama Brescia, Inter Milan, AC Milan hingga Juventus. Dan selama karirnya Pirlo sangat pandai menjalankan posisi tersebut.
Bahkan posisi regista sempat dikenal sebagai ‘posisi Pirlo’.

Pada saat Pirlo bergabung di Milan (2001-2011), terutama ketika masa-masa Ancelotti (2001-2009), dirinya berhasil menjelma menjadi pemain kelas dunia. Ancelotti disebut-sebut merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam perkembangan Pirlo dengan menempatkannya di depan garis pertahanan sebagai seorang regista.
“Dia (Ancelotti) telah meningkatkan karir Pirlo berkat perubahan posisi yang ditetapkannya dan sekarang hal yang sama bisa terjadi (untuk Hamsik). Saya yakin dengan posisinya yang baru, Marek akan baik-baik saja, dia memiliki semua karakteristik”
“Hamsik telah menemukan kembali antusiasme-nya, perlu diucapkan bahwa dirinya sempat kehilangan hal tersebut beberapa bulan yang lalu.”