Bek Persebaya menampilkan yang terbaik untuk almarhum ayahnya

Salah satu dari pemain Persebaya Surabaya yaitu Mokhamad Syaifuddin, telah menunjukkan dengan tampil impresif saat melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (4/11/2018). Dia mampu untuk menjawab tantangan dengan mengawal lini belakang dari tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Syaifuddin yang sejatinya adalah seorang stopper diplot sebagai bek kanan pada laga ini, dengan menggantikan Abu Rizal Maulana. Dan hasilnya pun dia mampu menahan dari setiap serangan yang dilancarkan ke arah sisinya.
“Saya tidak pernah ada masalah bermain sebagai bek kanan atau tengah. Memang ada sedikit perbedaan, tapi selama sama-sama bertugas di belakang masih membuat saya nyaman,” kata mantan pemain Timnas Indonesia U-23 itu.
Masalahnya, Syaifuddin tidak hanya harus menjawab tantangan dari sang pelatih Persebaya yaitu Djadjang Nurdjaman, untuk menempati posisi baru yang harus dia pertanggung jawabkan. Dia masih dalam suasana berduka karena sang ayah baru meninggal pada Kamis (1/11/2018).
Walau demikian, pemain yang berusia 26 tahun tersebut tetap menampilkan permainan yang profesional dan juga bisa untuk berkontribusi di lini belakang Persebaya. Dia tidak menampik bahwa motivasi tampil dengan baik ini berkat almarhum ayahnya.
“Selama ini ayah saya banyak memberi dukungan untuk karier saya sejak junior dulu. Saya dari dulu sangat ingin bermain untuk Persebaya dan memberikan yang terbaik,” imbuh pemain asli Surabaya tersebut.
Djadjang Nurdjaman juga memberikan pujian kepada Syaifuddin. Dia merasa puas melihat pemain jebolan dari kompetisi internal Persebaya itu bisa menjawab kepercayaannya dengan sangat baik.
“Saya rasa dia memberikan kepuasaan tersendiri bagi kami, cukup disiplin dan tidak kesalahan. Saya apresiasi kepada Syaifuddin yang menjawab kepercayaan saya dengan sangat bak,” ucap pelatih yang biasa dipanggil dengan sebutan Djanur itu.
Laga ini menjadi catatan yang baru di Persebaya Surabaya, yaitu untuk pertama kalinya bermain menjadi starter dan juga tampil penuh selama 90 menit yang berada di bawah arahan dari Djanur. Sebelumnya, dia bahkan selalu memulai pertandingan dari bangku cadangan.