Debut Lionel Messi Disaksikan Mauricio Pochettino

Terdapat Mauricio Pochettino yang berada di atas lapangan ketika Lionel Messi menjalani debut dengan klub Barcelona di ajang La Liga. Poch tidak terkesan dengan performa dari Messi ketika itu.
Pochettino sedang membela Espanyol pada musim 2004/2005 ketika menjalani kompetisi melawan Barcelona di kompetisi La Liga. Derby Catalan tersebut termasuk dalam bagian dari sejarah sebab Lionel Messi menjalani debutnya dengan The Catalans pada kompetisi resmi tim senior.
Messi yang main sebagai pemain pengganti pada kompetisi dengan hasil 1-0 itu. Dirinya menjadi pengganti pemain Deco, Messi juga menjadi pemain yang mencetak gol tunggal bagi Barcelona.
Pada tim Espanyol pada saat itu terdapat Mauricio Pochettino. Performa Messi pada kompetisi debut it dianggap Poch tidak berkesan. Dirinya justru lupa dengan apa yang sudah terjadi pada saat itu.
“Saya tak ingat lagi,” papar Pochettino pada pertemuan konferensi pers menjelang kompetisi Tottenham Hotspur melawan Barcelona di ajang pertandingan Liga Champions.
“Messi yang nantinya menjabat sebagai pemain handal namun pada saat itu dirinya baru menjalani debut, hal tersebut sama halnya semacam pemain muda lainnya yang datang ke Barcelona dari akademi mereka. Semacam pesepakbola Xavi maupun Iniesta ataupun Ivan De la Pena. Terdapat sejumlah kesan mengesankan, antusiasme, ketika Ivan de la Pena yang mulai menjalani pertandingan. Dirinya ketika itu diberi julukan The Little Buda’,” papar Pochettino.
Walau debut Messi tidak memberikan kesan mendalam, Pochettino mengetahui jika tidak lama sebelumnya terdapat sejumlah kabar di Spanyol mengenai pemboyongan yang dilakukan Barcelona kepada sang seorang bocah dari Argentina. Justru Messi hampir menjadi bagian dari Espanyol pada tahun 2005.
“Dirinya yang datang ke klub pada usia 13 tahun, yang dari Argentina menuju ke Barcelona. Kemudian, saya dengar dirinya telah menjalan hubungan dekat dengan Espanyol dan akan menjadi bagian dari mereka. Ketika itu Barcelona yang menjalani kompetisi lawan juventus-nya Fabio Capello di Joan Gamper Cup.”
“Sebab dirinya amat mengesankan pada kompetisi tersebut, Capello memberikan pujiannya. Usai itu Barcelona merubah keputusan dan mempertahankan Messi di tim Barcelona,” kisah Pochettino.