Djanur merasa kemenangan atas Persija itu spesial

Pelatih Persebaya Surabaya yaitu Djadjang Nurdjaman, merasa bahwa ia sangat bangga kepada anak-anak asuhnya yang mampu untuk bisa mengalahkan Persija Jakarta. Laga pekan ke-29 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak itu harus berakhir dengan skor akhir 3-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu sore (4/11/2018).
Sebelumnya, pelatih yang biasa dipanggil dengan sebutan Djanur itu sudah melarang keras untuk skuatnya menyerah begitu saja dari Persija. Bahkan dia juga mengatakan bahwa Persebaya boleh saja kalah dari tim lain, tapi jangan kalah dari klub asal Ibu Kota tersebut.
Aroma rivalitas dari kedua tim tersebut memang sudah menghiasi pertemuan ini sebagai satu di antara partai paling panas di Indonesia. Sangat besar daya Tarik dari laga ini, tiket dalam pertandingan ini telah habis dan tercatat bahwa 50 ribu penonton menyaksikannya secara langsung di stadion.
“Kemenangan ini pasti terasa spesial karena Persija adalah kandidat juara di Liga 1. Sementara kami ada di papan bawah menuju tengah. Keberhasilan menang atas tim besar dibilang mengejutkan. Sebelumnya kami juga mengalahkan Persib Bandung,” kata Djanur.
Pertandingan ini harus mempertemukan dua tim dengan misi yang berbeda, walaupun keduanya merupakan tim yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Persija untuk saat ini masih berjuang dalam perebutan gelar juara dan menghuni papan atas.
Di sisi lain, Persebaya malah sebaliknya, beberapa kali dengan naik turun di papan tengah dan bawah karena inkonsistensi penampilan. Target tim dengan julukan Bajul Ijo ini di Liga 1 itu juga tidak meminta yang terlalu tinggi, mereka hanya ingin menghindari zona degradasi.
Persebaya telah berhasil dengan mengalahkan Madura United dan juga Persib dalam jadwal melawan tim berat. Berikutnya untuk Osvaldo Haay dkk. masih akan menjalani tiga laga berat lain secara beruntun dengan melawan PSM Makassar, Bali United, dan Bhayangkara FC.
“Kami akan mengalahkan beberapa tim besar lagi seperti Bhayangkara dan PSM. Ini bukan percaya diri berlebih atau takabur, tapi akan berusaha untuk itu,” ujar pelatih asal Majalengka itu.